IDE FORMULASI:

1. Face Oil Anti-Aging

  • Sacha Inchi Oil: 60%
  • Rosehip Oil: 20%
  • Jojoba Oil: 15%
  • Vitamin E (Tocopherol): 5%

Cara pakai: Aplikasikan 2–3 tetes pada wajah sebelum tidur. Membantu melembapkan, mengurangi garis halus, dan meningkatkan elastisitas kulit.


2. Hair Serum Nutrisi Rambut

  • Sacha Inchi Oil: 40%
  • Argan Oil: 30%
  • Coconut Oil (Fractionated): 20%
  • Lavender Essential Oil: 5%
  • Rosemary Essential Oil: 5%

Cara pakai: Oleskan sedikit pada ujung rambut setelah keramas. Membantu mengurangi kerusakan, meningkatkan kilau, dan menutrisi batang rambut.


3. Body Lotion Natural

  • Aqua (Distilled Water): 65%
  • Sacha Inchi Oil: 15%
  • Shea Butter: 8%
  • Emulsifying Wax: 6%
  • Glycerin: 3%
  • Preservative alami (mis. Potassium Sorbate): 1–2%
  • Essential Oil (opsional): 1%

Cara pakai: Gunakan sebagai pelembap tubuh setiap hari. Membantu menjaga kelembapan kulit dan menenangkan iritasi ringan.


4. Nutraceutical Softgel (Oral Supplement)

  • Sacha Inchi Oil (refined, edible grade): 500–1000 mg per kapsul

Fungsi: Sumber omega-3 nabati, mendukung kesehatan jantung, kulit, dan otak.
Catatan: Harus melalui standar farmasi & regulasi BPOM/FDA untuk keamanan konsumsi.

KEGUNAAN DAN MANFAAT:

Minyak Sacha Inchi Cold Press memiliki profil asam lemak esensial yang sangat tinggi, terutama omega-3 (ALA), omega-6 (LA), dan omega-9 (OA), menjadikannya bermanfaat untuk berbagai kebutuhan personal maupun industri.

  • Penggunaan Personal:
    • Sebagai carrier oil untuk aromaterapi, pijat, dan perawatan kulit karena teksturnya ringan dan cepat menyerap.
    • Pelembap alami yang membantu memperbaiki skin barrier, cocok untuk kulit kering atau sensitif.
    • Minyak rambut untuk menutrisi dan mengurangi kerusakan akibat panas/kimia.
    • Konsumsi oral (dalam bentuk refined oil/softgel) sebagai sumber nabati omega-3 untuk diet vegetarian atau vegan.
  • Penggunaan Industri:
    • Industri kosmetik: bahan dasar lotion, krim, serum wajah, sabun cair, hingga formulasi anti-aging karena kandungan tokoferol dan sterol.
    • Industri farmasi: potensial sebagai komponen formulasi suplemen kardiovaskular, antioksidan, dan anti-inflamasi.
    • Industri keberlanjutan: biji dan limbah ekstraksi juga dimanfaatkan untuk protein nabati, pakan ternak, hingga bioproduk ramah lingkungan.

Produk bukan obat. Tidak menggantikan diagnosa atau terapi medis. Hasil penggunaan bisa berbeda pada tiap individu.

MANFAAT TERAPEUTIK:

  • Kardiometabolik: Kandungan ALA yang tinggi dapat membantu menurunkan kadar trigliserida, memperbaiki profil lipid (meningkatkan HDL, menurunkan LDL), serta mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.
  • Anti-inflamasi & antioksidan: Tokoferol, sterol, dan fenolik di dalamnya memiliki efek antioksidan yang membantu menurunkan stres oksidatif dan peradangan.
  • Kesehatan kulit: Aplikasi topikal mendukung regenerasi kulit, meningkatkan hidrasi, dan mengurangi kekeringan atau iritasi.
  • Neuroprotektif potensial: Asam lemak omega-3 berperan penting dalam fungsi otak, sehingga minyak ini sedang diteliti untuk mendukung kesehatan kognitif.
  • Imunomodulasi: Studi in vitro menunjukkan adanya potensi dalam mendukung sistem kekebalan melalui regulasi mediator inflamasi.

Sertifikat Halal: 15240067741220

Dokumen Pendukung untuk Ekspor

  • Certificate of Analysis (COA)
  • Material Safety Data Sheet (MSDS)
  • Phytosanitary Certificate
  • Sertifikat Halal 
  • Sertifikasi CITES (permintaan untuk ekspor spesies dilindungi)

SACHA INCHI CARRIER OIL By DDISTILLERS

Merk: DDistillers

Botanical name: Plukenetia volubilis L.

INCI name: Plukenetia Volubilis Seed Oil

Kategori Produk: Single carrier oil, purity: 100%

HS Code: 15159099

CAS#: 68956-68-3

FEMA#: -

Metode ekstraksi: Cold Press


DESKRIPSI PRODUK:

Minyak Sacha Inchi Cold Press Carrier Oil adalah minyak nabati yang diperoleh dari biji Plukenetia volubilis L. melalui metode pengepresan dingin tanpa pemanasan berlebih maupun penggunaan bahan kimia keras. Proses ini memungkinkan minyak mempertahankan kandungan asam lemak tak jenuh esensial—terutama α-linolenic acid (omega-3), linoleic acid (omega-6), serta oleic acid (omega-9). Selain itu, minyak ini juga kaya tokoferol (vitamin E) dan fitosterol yang berperan sebagai antioksidan alami dan membantu menjaga stabilitas minyak.

Secara organoleptik, minyak sacha inchi berwarna kuning pucat hingga kuning keemasan dengan tekstur yang ringan dan mudah menyerap pada kulit. Aromanya ringan, bernuansa kacang (nutty) yang lembut, khas minyak biji cold-pressed yang alami. Karakteristik ini membuatnya sangat sesuai digunakan sebagai carrier oil dalam formulasi kosmetik maupun produk perawatan kulit.


BOTANIKAL DAN MORFOLOGI:

Sacha Inchi, dikenal juga sebagai Inca peanut atau “kacang Inka”, adalah tanaman tropis dari famili Euphorbiaceae yang berasal dari hutan hujan Amazon (Peru, Brasil, Ekuador). Tanaman ini dibudidayakan karena bijinya yang kaya akan minyak nabati bernutrisi tinggi. Sebagai tanaman merambat perennial, Sacha Inchi memiliki karakteristik khas yang mudah dikenali dari morfologi daun, bunga, buah, hingga bijinya.

Taksonomi Dasar

  • Kingdom: Plantae
  • Ordo: Malpighiales
  • Famili: Euphorbiaceae
  • Genus: Plukenetia
  • Spesies: Plukenetia volubilis L.

Ciri Morfologi Utama

  • Tipe tanaman: Liana (tanaman merambat) perennial, tumbuh hingga 2–3 meter dengan batang hijau lentur yang melilit penopang.
  • Daun: Berbentuk segitiga hingga ovate (oval/hati), panjang ±10–12 cm, tepi bergerigi halus, berwarna hijau terang dengan urat menyirip jelas.
  • Bunga: Kecil, berwarna putih kehijauan; tanaman monoecious (bunga jantan dan betina terdapat pada satu individu).
  • Buah: Kapsul berbentuk bintang dengan 4–7 sisi/lengan, berdiameter 3–5 cm. Buah muda berwarna hijau, berubah cokelat tua saat matang.
  • Biji: Besar, pipih, berwarna cokelat tua, berat 0.5–1 g per biji, dengan kandungan minyak tinggi (30–50% dari berat kering).

SEJARAH DAN PENGGUNAAN:

Sacha Inchi (Plukenetia volubilis L.), yang sering disebut “kacang Inka”, memiliki sejarah panjang dalam kebudayaan masyarakat asli Amazon, khususnya di Peru dan wilayah sekitarnya. Bukti arkeologis menunjukkan bahwa tanaman ini telah dibudidayakan sejak masa pra-Columbus, dengan representasi bentuk buah berbintang ditemukan pada keramik kuno suku Inka dan masyarakat adat lainnya. Biji Sacha Inchi telah lama digunakan sebagai sumber makanan berprotein tinggi dan minyak bernutrisi, yang berfungsi sebagai bahan pangan pokok sekaligus suplemen alami untuk menjaga kesehatan.

Dalam praktik tradisional, masyarakat Amazon mengekstrak minyak dari biji sacha inchi dengan cara sederhana, baik melalui pemanasan ringan maupun pengepresan manual, untuk digunakan sebagai minyak masak, obat herbal, dan ramuan perawatan kulit. Minyak ini dianggap bernilai karena kandungan asam lemak esensialnya yang membantu menjaga vitalitas tubuh, serta digunakan untuk memperbaiki kondisi kulit kering dan sebagai minyak pijat.

Seiring perkembangan ilmu gizi pada abad ke-20, penelitian modern mulai menyoroti komposisi minyak sacha inchi yang sangat kaya akan asam lemak omega-3 (α-linolenic acid) serta antioksidan alami (tokoferol). Temuan ini meningkatkan minat internasional, terutama karena kebutuhan sumber nabati omega-3 yang berkelanjutan dan ramah vegetarian. Pada akhir abad ke-20 hingga kini, minyak sacha inchi berkembang dari produk lokal tradisional menjadi komoditas global dalam industri pangan fungsional, suplemen nutrisi, dan kosmetik alami.


VISIT OUR MARKETPLACE:

   
Spesifikasi
Sumber bahan baku

Sumber bahan: Kacang Inka

Origin: Indonesia

Penanaman

Dipanen secara konvensional dan ditanam kembali secara berkala agar berkelanjutan 

Isi

Asam alpha-linolenat, linoleat, oleat, palmitat, stearat

Organoleptik
  • Warna: Cairan berminyak berwarna kuning pucat hingga keemasan
  • Aroma: Bau khas yang ringan dan seperti kacang
Solubility

Larut dalam ester kosmetik dan minyak, tidak larut dalam air

Blend well

Bisa dicampur dengan minyak esensial atau dengan minyak pembawa lainnya

Aplikasi produk hilir

Cosmetics and Personal Care Formulation 

Umur Simpan

2 tahun

Instruksi penyimpanan

Cara Penyimpanan

  • Simpan di suhu < 25 °C, tempat gelap dan kering.
  • Gunakan wadah rapat dan higienis.
  • Setelah dibuka, idealnya dipakai dalam 6–12 bulan untuk menjaga kualitas.
Alergi dan tindakan pencegahan umum

Alergi & Tindakan Pencegahan

  • Uji patch kecil sebelum penggunaan.
  • Jangan terkena mata.
  • Hentikan jika ada kemerahan, gatal, atau iritasi.
  • Tidak untuk dikonsumsi tanpa pengawasan medis (karena aloin).

Tulis ulasan